“Nations have recently been led to borrow billions for war; no nation has ever borrowed largely for education. Probably, no nation is rich enough to pay for both war and civilization. We must make our choice; we cannot have both. ~Abraham Flexner"
“Education is not just about going to school and getting a degree. It’s about widening your knowledge and absorbing the truth about life. – Shakuntala Devi

Ads 720 x 90

Jenis-jenis "Stress" dan Penggunaannya

Penekanan kata merupakan salah satu elemen yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengucapan Bahasa Inggris kita. Bahasa yang kita gunakan juga akan semakin indah dan enak untuk didengar. Ada beberapa jenis dari Penenakan Kata (Word Stress) dalam Bahasa Inggris, yaitu:

Tonic Stress

Tonic stress adalah suku kata dalam sebuah kata yang menerima paling banyak penekanan kata dan intonasi. 1 Intonasi memiliki 1 Tonic Stress. 1 kalimat dapat memiliki lebih dari 1 Intonasi dan Tonic Stress. Perhatikan contohnya berikut ini:
  1. He's waiting
  2. He's waiting / for his friend
  3. He's waiting / for his friend / at the station.
Pada umumnya, Tonic Stress yang terakhir dalam sebuah kalimatlah yang paling ditekan intonasinya. Pada contoh di atas, maka kata 'station' yang seharusnya paling ditekan.

Emphatic Stress

Jika kita ingin menekankan suatu kata, maka kita dapat memberikan penekanan intonasi pada kata yang ingin kita teIf you decide tekankan.
Contoh:
  1. That was a difficult test. - Pernyataan standart
  2. That was a difficult test. - Menekankan betapa sulitnya test itu.
Biasanya kata-kata berikut ini mendapatkan penekanan intonasi.
  1. extremely
  2. terribly
  3. completely
  4. utterly
  5. especially
  6. etc.

Contrastive Stress

Contrastive stress digunakan untuk menunjukkan perbedaan antara 1 objek dengan objek lainnya. Biasanya fungsi ini digunakan dengan kata-kata seperti
'this, that, these dan those'.
Contoh:
  1. I think I prefer this color.
  2. Do you want these or those curtains?
Contrastive stress juga digunakan untuk memberikan perbedaan makna pada kata-kata yang kita tekankan.
  • He came to the party yesterday. (Bukan orang lain)
  • He walked to the party yesterday. (Dia berjalan kaki, bukan naik taxi, dll)
  • He came to the party yesterday. (Dia datang ke pesta itu, bukan meeting, konser atau yang lainnya)
  • He came to the party yesterday. (Kemarin, bukan hari ini, lusa, minggu yang lalu atau waktu lainnya)

New Information Stress

Ketika kita bertanya, informasi yang ingin kita dapatkan harus kita berikan penekanan.
Contoh:
  1. Where are you from? - I come from Seattle, in the USA.
  2. What do you want to do? - I want to go bowling.
  3. When does class begin? - The class begins at nine o'clock.
Kita dapat menggunakan lebih dari 1 jenis penekanan kata untuk meningkatkan kualitas dan indahnya bahasa kita. semoga bermanfaat.


Source: http://ismailmidi.com/




Dirja Wiharja
Aku adalah seorang murid dari guru yang bernama penderitaan, seorang mahasiswa dari dosen yang bernama kesederhanaan, seorang santri dari kyai yang bernama kesejatian, seorang salik dari mursyid yang bernama kesunyian .. terang dalam kegelapan kaya dalam kemiskinan ...

Related Posts

Posting Komentar

There is a candle in your heart, ready to be kindled. There is a void in your soul, ready to be filled. You feel it, don’t you? (Rumi)
Subscribe Our Newsletter