“Nations have recently been led to borrow billions for war; no nation has ever borrowed largely for education. Probably, no nation is rich enough to pay for both war and civilization. We must make our choice; we cannot have both. ~Abraham Flexner"
“Education is not just about going to school and getting a degree. It’s about widening your knowledge and absorbing the truth about life. – Shakuntala Devi

Ads 720 x 90

Intonasi Menunjukkan Arti

Ketika kita berbicara dalam bahasa apapun, kata yang kita tekan intonasinya akan memberikan makna tersendiri. Di bawah ini akan kami berikan contoh 1 (satu) kalimat sederhana yang kami susun berbeda penekanannya. Maka perhatikan perbedaan artinya:
Kalimat asalnya adalah:
I don't think he should get the job.
(Saya fikir dia seharusnya tidak mendapatkan pekerjaan itu)
Perhatikan perbedaan maknanya pada kata yang kami cetak tebal di bawah ini:
  • I don't think he should get the job.
    Arti: Orang lain berfikir bahwa dia seharusnya mendapatkan pekerjaan itu, tapi saya tidak berfikir begitu).
     
  • I don't think he should get the job.
    Arti: Tidak betul bahwa saya berfikir dia seharusnya mendapatkan pekerjaan itu).
     
  • I don't think he should get that job.
    Arti
    : Saya tidak yakin kalau ia akan mendapatkan pekerjaan itu.
     
  • I don't think he should get that job.
    Arti
    : Orang lain yang seharusnya mendapatkan pekerjaan itu.
     
  • I don't think he should get that job.
    Arti
    : Menurut pendapat saya, salah kalau ia akan mendapatkan pekerjaan itu.
     
  • I don't think he should get that job.
    Arti
    :  Dia pantas mendapatkan pekerjaan itu.
     
  • I don't think he should get that job.
    Arti
    : Dia seharusnya mendapatkan pekerjaan yang lainnya.
     
  • I don't think he should get that job.
    Arti
    : Mungkin dia sebaiknya mencari pekerjaan lain sebagai penggantinya.

Catatan:

  • Berhati-hatilah dalam menekankan suatu kata, sebab penekanan kata yang kita buat, akan memberikan makna yang berbeda.
  • Untuk menghindari salah paham terhadap informasi yang kita berikan, maka gunakan intonasi penekanan kata ini untuk mengungkapkan apa yang kita maksudkan sebenarnya.
Nah, sebagai latihan Anda, coba Anda cocokkan jawaban yang kami berikan dengan kata yang kami cetak tebal di bawah ini:

Kalimat:

  1. I said she might consider a new haircut.
  2. I said she might consider a new haircut.
  3. I said she might consider a new haircut.
  4. I said she might consider a new haircut.
  5. I said she might consider a new haircut.
  6. I said she might consider a new haircut.
  7. I said she might consider a new haircut.

Pilih jawaban yang tepat di bawah ini:

  • Not just a haircut.
  • It's a possibility.
  • It was my idea.
  • Not something else.
  • Don't you understand me?
  • Not another person.
  • She should think about it. it's a good idea.
Semoga bermanfaat.
Dirja Wiharja
Aku adalah seorang murid dari guru yang bernama penderitaan, seorang mahasiswa dari dosen yang bernama kesederhanaan, seorang santri dari kyai yang bernama kesejatian, seorang salik dari mursyid yang bernama kesunyian .. terang dalam kegelapan kaya dalam kemiskinan ...

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

There is a candle in your heart, ready to be kindled. There is a void in your soul, ready to be filled. You feel it, don’t you? (Rumi)
Subscribe Our Newsletter