Langsung ke konten utama

Regular Verb dan Irregular Verbs

Kata kerja atau verba akan mengalami perubahan bentuk sesuai dengan tenses dalam kalimat. Ada dua jenis perubahan bentuk kata kerja yaitu regular verbs (kata kerja teratur) dan irregular verbs (kata kerja tidak teratur).

Perubahan kata kerja dalam suatu kalimat tergantung dari tenses yang digunakan. Hal ini akan menentukan apakah nanti yang dipakai adalah kata kerja bentuk pertama atau dasar (base verb), bentuk kedua (past) atau bentuk ketiga (past participle).


Contoh regular verb:









































































V1

V2

V3

work

worked

worked

talk

talked

talked

want

wanted

wanted

help

helped

helped

ask 

asked

asked


Contoh irregular verb:









































































V1

V2

V3

do

did

done

eat

ate

eaten

see

saw

seen

buy

bought

bought

sing

sang

sung


Kata kerja teratur (regular verbs) adalah kata kerja yang bentuk kedua (past) dan ketiganya (past participle) ditambah dengan akhiran –ed. Atau jika kata kerja itu berakhiran dengan huruf e maka tinggal ditambah akhiran –d saja.

Sedangkan kata kerja tidak teratur (irregular verbs) adalah kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya berubah atau sama sekali tidak berubah. Kata kerja ini tidak memerlukan penambahan –ed atau –d pada akhir kata.


Bentuk irregular verbs dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

(1) Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya tidak berubah dari bentuk pertamanya, misalnya kata bet, bid, cut, dan hurt, bentuk keduanya dan ketiganya juga bet, bid, cut, dan hurt.

(2) Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya sama tetapi berbeda dengan bentuk pertamanya, misalnya kata bleed, bentuk kedua dan ketiganya adalah bled, dan kata cling bentuk kedua dan ketiganya adalah clung.

(3) Kata kerja yang bentuk pertama, bentuk kedua, dan bentuk ketiganya tidak sama. Sebagai contoh misalnya take menjadi bentuk keduanya took dan bentuk ketiganya taken, arise bentuk keduanya arose dan bentuk ketiganya arisen, dan sebagainya.

Selain itu, terdapat juga kata kerja yang dapat dikelompokkan menjadi regular verbs sekaligus irregular verbs, misalnya kata kerja awake yang bentuk kedua dan ketiganya bisa awaked atau awoke, kata kerja leap yang bentuk kedua dan ketiganya bisa leaped atau leapt, dan sebagainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan fear, scare, afraid, dan frighten

Fear, scare, afraid, dan frighten adalah kata-kata yang bermakna “takut”. Banyak yang belum dapat membedakan kata-kata ini baik dari segi jenis maupun penggunaannya. Pertama-tama kita akan melihat keempat kata ini berdasarkan jenisnya. Fear = noun Scare dan Frighten = Verb Afraid = Adjective Dari klasifikasi di atas setidaknya kita sudah bisa membedakan penggunaan keempat kata tersebut. Untuk lebih memperjelas mari kita bahas satu per satu. Fear adalah noun dan merupakan apa yang kita rasakan ketika ditakutkan atau dicemaskan oleh sesuatu. Jadi fear bisa diartikan sebagai rasa takut. Example: I have a fear of snakes. Scare dan Frighten adalah verb (kata kerja) dan sekaligus sinonim yang berarti menyebabkan rasa takut (fear) pada sesuatu atau seseorang. Contoh: Heights really scare me , atau It really frightened me to be up on that ladder. Afraid adalah adjective (kata sifat) yakni bagaimana perasaan Anda ketika Anda ditakutkan oleh ...

Terms Of Government

Dibawah ini adalah kumpulan istilah-istilah dalam Bahasa Inggris dari Departemen, lembaga atau instansi yang ada di Indonesia. Barangkali Anda pernah menemui istilah yang berbeda, namun sebenarnya maknanya sama. Perhatikan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda. INSTITUSI PEMERINTAH INDONESIA Departemen Pertanian (DEPTAN) - [Department of Agriculture] Departemen Perhubungan (DEPHUB) - [Department of Communications] Departemen Koperasi, Pengusaha Kecil & Menengah (DEPKOP)- [Department of Cooperatives and Small-Medium Enterprises] Departemen Pertahanan Keamanan (DEPHANKAM)- [Department of Defense and Security] Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (DEPDIKBUD) -[Department of Education and Culture] Departemen Keuangan -[Department of Finance] Direktorat Jenderal Pajak-[Directorate General of Taxes] Direktorat Jenderal Bea dan Cukai -[Directorate General of Customs and Excise] Departemen Luar Negeri (DEPLU)-[Department of Foreig...

English Proverb Part III

Proverbs adalah pepatah. Tidak hanya dalam Bahasa Indonesia yang sering menyatakan pepatah, dalam Bahasa Inggris, pepatah pun dijumpai. Beberapa pepatah dalam Bahasa Inggris di bawah ini mempunyai makna yang sama dengan pepatah Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, kami memberikan terjemahan dan makna pada setiap pepatah. To have an axe to grind = Ada udang di balik batu One scabbed sheep is enough to spoil a flock = Sebab nila setitik rusak susu sebelanga To cherish a viper in one's bosom = Air susu dibalas air tuba To fish in troubled waters = Memancing di air keruh Cut your coat according to your cloth = Bayang-bayang hendaklah sepanjang badan To carry coals to New-castle = Membuang garam ke laut The pot calls the cattle black = Udang hendak mengatai ikan He is a dog in the manger = Badak-badak, minta aku daging; Bangau2, minta aku leher A thorn in one's flesh = Seperti duri dalam daging Home, sweet home = Hujan emas di negeri orang, hujan batu di neger...