Langsung ke konten utama

Harry Potter (Game 9)

Bagi seorang guru yang masih belajar untuk menjadi guru yang hebat, tentu akan selalu mencari metode yang tepat bagi anak agar tidak jenuh dan membosankan. Saya menemukan game ini asalnya dari situs genki kita bisa mengunjunginya langsung ke situsnya. Tapi untuk lebih memahaminya saya coba untuk menterjemahkannya untuk saya sendiri agar mudah untuk memahami dan menerapkannya ketika di kelas. Dan Alhamdulillah saya sudah mencobanya walaupun sedikit berkeringat tapi mereka senang. Berikut penjelasannya.

Target Kompetensi : animals, action verbs, I’m doing
Level : Sekolah Dasar
Jumlah siswa : 15-20 orang

Cara bermain :
1. Gulunglah beberapa lembar kertas Koran menjadi tongkat sihir dan mainkan game ini di luar kelas/lapang.

2. Bagi dua kelompok, 1/3 nya di beri tongkat sihir dan berperan jadi voldemort.

3. Sisanya berperan sebagai Harry Potter.

4. Berikan waktu pada Harry Potter 10 detik untuk menjauhi voldemort.

5. Ketika voldemort berhasil menangkap Harry Potter, ayunkan tongkatnya untuk memberikan instruksi pada Harry, misalnya jump/dance. Harry harus melakukan instruksi itu di tempat dimana ia tertangkap sampai diselamatkan oleh Harry yang lain. 

6. Mantranya akan hilang jika Harry Potter yang masih bebas datang dan bertanya “what are you doing?” kemudian Harry yang termantra menjawab “I’m jumping/dancing”. dengan kalimat itu Harry Potter terbebas kembali dan dunia kembali aman sentosa.

7. Lakukan hingga 10-15 menit.

8. Tukarlah perannya, yang berperan menjadi Harry bertukar menjadi Voldemort, begitu juga sebaliknya.

Game ini memang membuat anak bergerak, hingga wajar kalo ini sedikit melelahkan dan keluar keringat. Tapi, anak-anak sangat menyukainya. Lumayan dari pada duduk manis di kursi dan menulis sesuatu, tentu akan sangat membosankan.
Lakukan variasi gamenya dengan menambah vocabulary seperti, bagi Harry yang tertangkap bisa berteriak minta tolong “help me, Harry!” untuk menarik perhatian Harry yang masih bebas untuk menyelamatkannya dari mantra. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan fear, scare, afraid, dan frighten

Fear, scare, afraid, dan frighten adalah kata-kata yang bermakna “takut”. Banyak yang belum dapat membedakan kata-kata ini baik dari segi jenis maupun penggunaannya. Pertama-tama kita akan melihat keempat kata ini berdasarkan jenisnya. Fear = noun Scare dan Frighten = Verb Afraid = Adjective Dari klasifikasi di atas setidaknya kita sudah bisa membedakan penggunaan keempat kata tersebut. Untuk lebih memperjelas mari kita bahas satu per satu. Fear adalah noun dan merupakan apa yang kita rasakan ketika ditakutkan atau dicemaskan oleh sesuatu. Jadi fear bisa diartikan sebagai rasa takut. Example: I have a fear of snakes. Scare dan Frighten adalah verb (kata kerja) dan sekaligus sinonim yang berarti menyebabkan rasa takut (fear) pada sesuatu atau seseorang. Contoh: Heights really scare me , atau It really frightened me to be up on that ladder. Afraid adalah adjective (kata sifat) yakni bagaimana perasaan Anda ketika Anda ditakutkan oleh ...

Terms Of Government

Dibawah ini adalah kumpulan istilah-istilah dalam Bahasa Inggris dari Departemen, lembaga atau instansi yang ada di Indonesia. Barangkali Anda pernah menemui istilah yang berbeda, namun sebenarnya maknanya sama. Perhatikan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda. INSTITUSI PEMERINTAH INDONESIA Departemen Pertanian (DEPTAN) - [Department of Agriculture] Departemen Perhubungan (DEPHUB) - [Department of Communications] Departemen Koperasi, Pengusaha Kecil & Menengah (DEPKOP)- [Department of Cooperatives and Small-Medium Enterprises] Departemen Pertahanan Keamanan (DEPHANKAM)- [Department of Defense and Security] Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (DEPDIKBUD) -[Department of Education and Culture] Departemen Keuangan -[Department of Finance] Direktorat Jenderal Pajak-[Directorate General of Taxes] Direktorat Jenderal Bea dan Cukai -[Directorate General of Customs and Excise] Departemen Luar Negeri (DEPLU)-[Department of Foreig...

English Proverb Part III

Proverbs adalah pepatah. Tidak hanya dalam Bahasa Indonesia yang sering menyatakan pepatah, dalam Bahasa Inggris, pepatah pun dijumpai. Beberapa pepatah dalam Bahasa Inggris di bawah ini mempunyai makna yang sama dengan pepatah Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, kami memberikan terjemahan dan makna pada setiap pepatah. To have an axe to grind = Ada udang di balik batu One scabbed sheep is enough to spoil a flock = Sebab nila setitik rusak susu sebelanga To cherish a viper in one's bosom = Air susu dibalas air tuba To fish in troubled waters = Memancing di air keruh Cut your coat according to your cloth = Bayang-bayang hendaklah sepanjang badan To carry coals to New-castle = Membuang garam ke laut The pot calls the cattle black = Udang hendak mengatai ikan He is a dog in the manger = Badak-badak, minta aku daging; Bangau2, minta aku leher A thorn in one's flesh = Seperti duri dalam daging Home, sweet home = Hujan emas di negeri orang, hujan batu di neger...