Langsung ke konten utama

Perbedaan Listen dan Hear

Banyak orang yang menggunakan listen dan hear secara bergantian. Akan tetapi, terdapat perbedaan penting diantara keduanya. Listening menunjukkan sebuah aktivitas yang disengaja (intentional). Jika digunakan listening, berarti anda secara aktif mencoba untuk mendengar sesuatu.

Berbeda dengan itu, hearing adalah sesuatu yang terjadi tanpa ada upaya untuk sengaja melakukannya. Anda bisa mendengar (hear) sesuatu bahkan ketika anda tidak ingin mendengarnya dan tidak mencoba untuk mendengarnya.

Kalimat-kalimat berikut mengandung kata listen dan hear dan menunjukkan perbedaannya:
  • I listened outside the wall, but I couldn’t hear what you were saying inside. (Perhatikan bahwa bahkan jika anda mendengarkan (listen), anda tidak selamanya mendengar (hear) apa yang anda coba untuk dengarkan).
  • Her story was so long and boring so I stopped listening, until suddenly I heard a strange name. (Perhatikan bahwa bahkan jika anda tidak sedang mencoba mendengarkan (listening), anda bisa mendengar (hear) sesuatu).
Listen sering digunakan bersama to.
Pada contoh-contoh berikut, listen atau listen to tidak bisa digantikan oleh hear:
  • What kind of song do you listen to?
  • He does all the talking, I just sit and listen
  • You haven’t listened to words I’ve said
  • Listen, we really need to finish this work this month
Demikian juga, pada contoh-contoh berikut, hear tidak bisa digantikan oleh listen karena hear menjelaskan sesuatu yang tidak bisa dikontrol.
  • He heard a noise outside
  • My grandmother is getting old and can not hear very well
  • You’ll have to speak loudly, I can not hear you
Akan tetapi, ada beberapa situasi dimana hear digunakan dengan makna yang sangat mirip dengan listen to. Pada contoh-contoh berikut, listen to bisa menggantikan hear.
  • I heard a very interesting programme on the radio this evening
  • I heard the orchestra play at Town Hall last winter
  • Audience gathered to hear her speak
Mengapa hear lebih dipilih ketimbang listen pada contoh-contoh ini? Mungkin karena penekanan pada masing-masing kasus adalah pada kandungan dari apa yang didengar bukan tentang aktivitas mendengarkan.

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan fear, scare, afraid, dan frighten

Fear, scare, afraid, dan frighten adalah kata-kata yang bermakna “takut”. Banyak yang belum dapat membedakan kata-kata ini baik dari segi jenis maupun penggunaannya. Pertama-tama kita akan melihat keempat kata ini berdasarkan jenisnya. Fear = noun Scare dan Frighten = Verb Afraid = Adjective Dari klasifikasi di atas setidaknya kita sudah bisa membedakan penggunaan keempat kata tersebut. Untuk lebih memperjelas mari kita bahas satu per satu. Fear adalah noun dan merupakan apa yang kita rasakan ketika ditakutkan atau dicemaskan oleh sesuatu. Jadi fear bisa diartikan sebagai rasa takut. Example: I have a fear of snakes. Scare dan Frighten adalah verb (kata kerja) dan sekaligus sinonim yang berarti menyebabkan rasa takut (fear) pada sesuatu atau seseorang. Contoh: Heights really scare me , atau It really frightened me to be up on that ladder. Afraid adalah adjective (kata sifat) yakni bagaimana perasaan Anda ketika Anda ditakutkan oleh ...

Terms Of Government

Dibawah ini adalah kumpulan istilah-istilah dalam Bahasa Inggris dari Departemen, lembaga atau instansi yang ada di Indonesia. Barangkali Anda pernah menemui istilah yang berbeda, namun sebenarnya maknanya sama. Perhatikan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda. INSTITUSI PEMERINTAH INDONESIA Departemen Pertanian (DEPTAN) - [Department of Agriculture] Departemen Perhubungan (DEPHUB) - [Department of Communications] Departemen Koperasi, Pengusaha Kecil & Menengah (DEPKOP)- [Department of Cooperatives and Small-Medium Enterprises] Departemen Pertahanan Keamanan (DEPHANKAM)- [Department of Defense and Security] Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (DEPDIKBUD) -[Department of Education and Culture] Departemen Keuangan -[Department of Finance] Direktorat Jenderal Pajak-[Directorate General of Taxes] Direktorat Jenderal Bea dan Cukai -[Directorate General of Customs and Excise] Departemen Luar Negeri (DEPLU)-[Department of Foreig...

English Proverb Part III

Proverbs adalah pepatah. Tidak hanya dalam Bahasa Indonesia yang sering menyatakan pepatah, dalam Bahasa Inggris, pepatah pun dijumpai. Beberapa pepatah dalam Bahasa Inggris di bawah ini mempunyai makna yang sama dengan pepatah Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, kami memberikan terjemahan dan makna pada setiap pepatah. To have an axe to grind = Ada udang di balik batu One scabbed sheep is enough to spoil a flock = Sebab nila setitik rusak susu sebelanga To cherish a viper in one's bosom = Air susu dibalas air tuba To fish in troubled waters = Memancing di air keruh Cut your coat according to your cloth = Bayang-bayang hendaklah sepanjang badan To carry coals to New-castle = Membuang garam ke laut The pot calls the cattle black = Udang hendak mengatai ikan He is a dog in the manger = Badak-badak, minta aku daging; Bangau2, minta aku leher A thorn in one's flesh = Seperti duri dalam daging Home, sweet home = Hujan emas di negeri orang, hujan batu di neger...